Top Social

Cinta Kepada Tuhan

April 6, 2015
Sekarang saya mengerti mengapa kata orang kita harus lebih mencintai Tuhan daripada manusia, makhluk ciptaan-Nya, tak peduli apakah itu orang tua, suami/istri, atau anak-anak kita sekalipun. 
Manusia memiliki kehadiran fisik yang dapat dirasakan oleh para pecintanya. Itulah mengapa ada rasa rindu terhadap yang orang yang kita cintai saat lama tak berjumpa.

Kehilangan hadirnya fisik manusia juga yang membuat pelayat meraung-raung di makam orang yang dicintainya.
Sedangkan Tuhan? Ia "diciptakan" sempurna untuk selalu hadir tanpa perlu dirasakan fisiknya. Tak akan sempat kita merindu-Nya karena Ia selalu ada.
Kata rindu hanya ada dalam hubungan antar manusia. Karena manusia tak selalu ada.

Masalahnya, bisakah kita mencintai Tuhan lebih daripada manusia?
Post Comment
Post a Comment